Kamis, 11 Februari 2016

Petuah Pak Kancing



Pernahkah kalian memperhatikan kancing? Sekilas mungkin tak ada yang spesial dari sebuah kancing baju, kecil, mungil, kadang berbentuk, menghiasi baju agar terlihat lebih cantik. Ternyata fungsi dari sebuah kancing sangatlah krusial. Kenapa demikian? Kancing mengaitkan baju satu dengan yang lainnya. Kancing dan lubang kancing harus kompak. Harus menyatu satu sama lain, karena jika tidak, maka bencanalah yang akan didapat. Pernahkah kancing baju kalian terbuka didepan umum? Bagaimana rasanya? Malu bukan? Iya, pasti malu sekali, apalagi kancing itu membuka tanpa kita kehendaki. Saat kancing baju terbuka dengan tidak sengaja hanya ada dua kemungkinannya. Pertama, karena kita lupa untuk mengaitkannya. Kedua, karena mungkin lubang kancing itu terlalu besar, atau renggang.

Minggu, 07 Februari 2016

Imigran Gelap Satu Hari



Tak terasa perjalanan kita hampir usai, setelah satu bulan berjelajah di negeri orang, kami harus kembali ke negeri kami, negeri yang kami cintai, rumah kami, beraktivitas kembali seperti sebelumnya.

Escape to Bangkok






Koper? Udah siap.
Baju? Udah rapi.
Wajah? Udah ganteng.
We are ready to go. Tet tetet tetet
Bangkok adalah tujuan kami. Hampir sebulan sudah tinggal di Thailand nggak lengkap rasanya kalo belum pergi ke Bangkok. Masa iya ke Bangkok cuma pas ke Airportnya aja? Rugi dong. Dan kebetulan Mr. Panya Wakil Direktur Nakhorn Si Thammarat Seaboard Industrial College mengajak kami kesana sekalian mengantarkan kami ke Airport untuk pulang ke Indonesia dua hari setelahnya. Sediiih memang, rasanya baru kemarin kita menginjakkan kaki di negeri seribu pagoda ini, tau-tau udah harus pulang saja.

Misteri Kamar 307



Pernah dengar cerita mistis? Cerita ini memang tak terlalu mistis, tapi juga cukup mengerikan untuk diceritakan, dua minggu di Trat kita harus pindah ke Nakhorn Si Thammarat, yang terletak di bagian selatan Thailand. Budaya dan kebiasaan disini benar-benar berbeda dari Trat. Disini daerah lepas pantai, jadi keluar sedikit kami bisa langsung melihat pantai, penganut muslim disini juga cukup banyak, berbeda dengan Trat yang penganutnya bisa dihitung dengan jari. Dan beberapa orang juga bisa berbahasa melayu sehingga sedikit banyak membantu kami dalam berkomunikasi.


Kelakuan si Penjelajah




Hari itu hari libur dan kita tak tahu akan kemana jadwal kita hari ini. Kita hanya bisa menunggu, menunggu kepastian yang tidak pasti. Lama menunggu, aku mulai bosan. Kuputuskan untuk menyalakan televisi, dan yang kutemui adalah tayangan-tayangan yang tak jelas dan tak kupahami bahasanya sama sekali, sesekali muncul efek tertawa, tapi aku masih tak tahu apa yang lucu. Keterbatasan bahasa memang sungguh menghambat. Kubuka kulkas yang ada dikamar domitoryku tak kutemui apapun selain air mineral, huuh, aku lapar. Dan baru kuingat, kalau didepan Campus 2 Trat Technical College terdapat pasar. Kenapa tak coba saja aku kesana. Akhirnya aku ketok pintu kamar Suci dan kukatakan tentang ide gilaku. Dan ia ternyata juga antusias.

Dongeng dari Negeri Seberang



Hidup di negeri orang memang tak semudah yang kita bayangkan. Perbedaan budaya, bahasa, sikap, dan makanan menjadi hal utama yang menjadi sorotan. Namun kata orang perbedaan itu indah. Harmony in Diversity. Walau hal itu tak seratus persen sesuai dengan kenyataan.

I'm not Totally Vegetariant



Setiap orang pasti memiliki makanan kesukaannya masing-masing, begitupun makanan yang ia tidak suka, tak terkecuali aku. Aku tak suka daging baik itu daging Sapi, Kerbau, Kambing, Kelinci, Babi (*yang ini memang dilarang).  Aku juga tak suka seafood baik itu Udang, Cumi-Cumi, Kepiting, dan apalah, bagiku itu neraka. Mungkin sebagian orang bertanya “Are you Vegetariant?” aku bingung menjawabnya dibilang vegetariant aku juga tak bisa makan semua sayuran. Lalu aku ini apa? Well mungkin yang aku suka hanya berkutat di olahan Ayam, Telur, Ikan (walau nggak terlalu suka juga), Tempe, Tahu, ya seperti itulah. Aneh kan? Ada alasannya memang, ya aku nggak suka hal-hal yang berbau amis. Mungkin orang-orang akan merasa bingung saat melihat aku makan.