Kamis, 27 Juli 2017

Mimpi (Puisi)


Mimpi

Oleh : Akhmad Suryanto










Duniaku gelap, hidupku pasi

Ketika tak ada lagi cahaya yg menerangi, aku hanya sendiri

Ketika semua semu, dan semua hanyalah ilusi, aku pun hanya bisa menyepi



Duniaku kosong, datar dan tak berarti

Bagaikan anjing, aku tak bisa melolong

Bagaikan belati, aku pun tak bisa menguliti



Aku hampa setiap hari

Meniti hari demi hari dengan sebuah janji

Mengutarakan sebuah isi hati yg sesekali ingin bersemi



Namun semuanya mudah untuk hilang, dan begitu mudah untuk pergi

Tapi aku harus bertahan

Dan menyisihkan tenagaku untuk terus berjuang

Untuk melewati sebuah jembatan mimpi yg terbentang luas, lebar, yang kadang terlihat sedikit memudar



Aku punya mimpi

Aku tak boleh hanya berdiri 



Kini aku terbangun dalam gelap

Menyadari semua hal yang ku lalui tak lagi sepi

Aku mungkin harus merayap

Atau mungkin aku harus siap bila tatkala harus menepi



Kini aku membangun rumahku sendiri

Dimana tembok aku buat dri kepercayaan

Lantai dri sebuah ketekunan

Jendela dengan gairah dan penuh cahaya pengetahuan disetiap teralisnya

Atap dengan ketulusan dan pengampunan 

Serta pintu, mudah, hanya terbuat dari selontar senyum



Karena semua realita sejatinya adalah sebuah fiksii

Hanya kita yang tidak menyadari

Disinilah aku, di dunia mimpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar